Blog

6 Penyebab Korsleting Listrik Dan Cara Mencegahnya

Selain air, listrik adalah salah satu energi yang dibutuhkan manusia untuk beraktivitas. Penggunaan listrik yang sudah lazim di keseharian, terkadang membuat penggunanya terlena dan lupa akan risiko korsleting listrik. Korsleting listrik ini merupakan hubungan pendek arus listrik yang terjadi secara mendadak. Hubungan pendek ini bila dibiarkan akan menimbulkan panas yang memicu kebakaran.

Korsleting listrik memang terjadi mendadak. Namun, bukan berarti terjadi tanpa penyebab yang jelas. Maka dari itu, sebaiknya kamu ketahui dulu enam penyebab dan cara mencegah korsleting listrik yang dapat membahayakan keselamatan. Simak ulasannya dibawah ini ya!

Instalasi Listrik yang Tidak Sempurna

pixabay.com

Penyebab korsleting listrik yang paling umum adalah instalasi listrik yang tidak sempurna. Oleh karenanya, pastikan untuk menyerahkan pemasangan listrik kepada tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Layak Operasi (SLO) atau tergabung dalam Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI). Mereka akan memastikan untuk menyambung kabel dengan tepat dan rapi, baik saat menyolder ataupun memasangi isolator.

Komponen Tidak Tepat dan Berkualitas

pixabay.com

Kebanyakan orang awam tidak memahami bahwa ukuran kabel perlu disesuaikan dengan besar arus listrik yang digunakan. Semakin besar arus listrik, maka ukuran kabel harus besar juga. Pemilihan jenis kabel yang kurang tepat dapat menyebabkan korsleting listrik.

Komponen listrik seperti saklar dan kabel yang abal-abal juga meningkatkan risiko terjadinya korsleting listrik. Nah, supaya terhindar dari korsleting listrik, pastikan untuk menggunakan komponen berkualitas. Ciri-ciri komponen listrik yang berkualitas adalah sudah memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), Standar PLN (SPLN), atau Lembaga Masalah Kelistrikan (LMK).

Kabel Rusak

jaalsa.net

Seiring bertambahnya usia pemakaian, kabel akan mengalami kerusakan, misalnya karena digigit tikus, terjepit lemari, dan sebagainya. Kabel yang rusak ini rentan menyebabkan korsleting listrik. Jadi, rutinlah mengecek kondisi kabel di hunianmu.

Apabila ada yang terkelupas, balut dengan plester khusus. Jika rusaknya parah, segera hubungi layanan jasa instalasi listrik untuk menggantinya dengan yang baru. Supaya tidak mudah rusak lagi, lindungi kabel dengan pralon.

Colokan Listrik yang Menumpuk

pixabay.com

Karena zaman ini semuanya serba elektronik, jumlah colokan listrik di hunian rasanya selalu kurang. Maka, tak heran kalau orang-orang memanfaatkan colokan tambahan supaya bisa menggunakan banyak perangkat di saat bersamaan. Terdengar efisien, tapi inilah salah satu penyebab terjadinya korsleting listrik.

Penumpukan colokan tersebut akan menimbulkan suhu panas dari aliran listrik. Suhu panas yang terperangkap kemudian akan memicu korsleting listrik. Apabila terpaksa menggunakan colokan listrik tambahan, pilihlah yang dilengkapi dengan tombol on dan off. Matikan colokan ketika perangkat tidak digunakan. Lalu, biasakan untuk tidak mencolok banyak perangkat dalam waktu bersamaan.

Perangkat Elektronik dan Colokan Terkena Cairan

pixabay.com

Sejak kecil, kita diajarkan untuk tidak menuangkan cairan ke arus listrik yang mengalir. Pasalnya, keteledoran ini dapat menyebabkan korsleting listrik dan membuat kita tersetrum. Oleh karena itu, perangkat elektronik dan colokan listrik harus dijauhkan dari cairan, terutama di area dapur, kamar mandi, dan ruang laundry. Colokan listrik dapat dibuat di area yang tinggi dan jauh dari genangan. Bisa juga diberi penutup khusus untuk melindunginya terciprat air.

Paparan Panas Berlebih

pixabay.com

Perangkat elektronik rumah tangga yang terlalu panas dapat menimbulkan percikan api pada aliran listrik, lalu berujung pada korsleting listrik dan kebakaran. Oleh sebab itu, hentikan pemakaian perangkat elektronik apabila terasa panas. Istirahatkan sebentar sebelum menggunakannya kembali. Untuk lebih aman lagi, pilihlah perangkat elektronik dengan pemutus aliran listrik otomatis yang aktif ketika perangkat sudah panas.

Posisi colokan listrik dan perangkat elektronik juga perlu dijauhkan dari sumber panas, seperti kompor. Perangkat elektronik berukuran besar seperti kulkas dan dispenser sebaiknya diberi jarak dengan dinding sekitar 20 cm. Dengan demikian suhu panas dari perangkat tidak terperangkap.

Demikianlah enam penyebab korsleting listrik dan cara mencegahnya. Mari bijak menggunakan listrik untuk keselamatan bersama. Selamat menerapkan pencegahannya!

Tertarik untuk membangun atau merenovasi rumah? Yuk segera hubungi Alindra Bangunan dan klik Order Jasa.

Jangan lupa baca inspirasi desain lainnya di Blog kami yah

sumber : dekoruma